4 TIPE TEMAN TEPAT UNTUK SI KECIL

1
186

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
4 TIPE TEMAN TEPAT UNTUK SI KECIL
 
1.    Teman Sebaya yang Punya Kegemaran Sama
Memiliki teman sebaya yang memiliki kesukaan sama membuat anak memiliki konsep berteman itu menyenangkan. Untuk memaksimalkan interaksi mereka, Ibu bisa mengatur jadwal main bersama. Pastikan Anda membuat aturan singkat seperti “tidak boleh berebut mainan”, “tidak boleh memukul” dan “ tidak boleh mencoret dinding”. Sebaiknya umur anak tidak terpaut jauh dari anak Anda. Anda juga tidak perlu berharap mereka berinteraksi intensif. Anak-anak bisa bermain masing-masing meskipun duduk bersebelahan.
2.    Teman Lawan Jenis
Mengenalkan teman berbeda gender disarankan dimulai sebelum anak berusia 4 tahun, ketika biasanya anak cenderung bermain dengan sesama laki-laki atau perempuan. Memiliki teman lawan jenis ini membantu anak lebih menghargai perbedaan yang akan berguna saat ia dewasa. Meskipun berbeda gender, saat bermain bersama Anda tidak perlu membatasi mainan yang cocok untuk laki-laki atau perempuan. Biarkan saja mereka mencoba semua. Usahakan juga tidak terlontar dari mulut Anda stereotype gender yang biasa terdengar, seperti anak laki lebih nakal, anak perempuan cengeng. Hal ini membantu untuk menghindari anak membuat stereotype antara laki-laki dan perempuan. Dan jika mereka cocok main bersama, Anda tidak perlu memanggil teman anak Anda ini sebagai ‘pacarnya’. Belum waktunya ya Mom’s.
3.    Teman Gemar Berolahraga
Teman seperti ini sangat berguna, tentu saja dengan memiliki teman yang hobi berolahraga, anak Anda akan ikut bergerak. Mengenal aturan dalam olahraga dan bermain dengan teman tipe ini mengajarkan anak sportivitas juga. Yang perlu dicatat, biasanya teman yang hobi berolahraga juga bersifat kompetitif. Jadi, ketika Anda mendengar mereka mulai menyombongkan diri atau berkompetisi tanpa jeda, sebaiknya Anda intervensi menetralkan situasi. Di luar situasi itu, biarkan saja mereka bermain dan ‘belajar’.
4.    Teman Lebih Tua
Pastikan teman yang lebih tua usianya ini adalah anak baik dan memiliki sifat positif. Sebab, anak-anak cenderung mencontoh sekitarnya. Dengan teman lebih senior ini, anak bisa mencontoh sikap baiknya tanpa Anda perlu berusaha keras mengajarkan dengan kata-kata. Jika anak anda adalah anak tunggal, keberadaan teman ini selayaknya kakak baginya. Pastikan saat mereka main bersama, Anda menyediakan aktivitas yang menyenangkan bagi mereka berdua, bukan mainan yang cocok untuk usia anak Anda saja. Dengan demikian  setidaknya anak Anda bisa belajar kerjasama, berbagi dan mengalah.
Sumber: Tabloid
MOM & KIDDIE

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini